Cintamu jadi begitu menyesakkan ketika kukatakan bahwa aku begitu
mencintaimu
tapi dengan alasan yang tidak kumengerti
kau menolak apa yang kurasakan
Kau menyarankan agar aku melupakanmu
Agar aku tak lagi ada dipandanganmu
Ya! Dulu kau pernah menyuruhku agar melakukan hal itu. Meski kau hanya berani mengutarakan niatmu kepada teman baik ku .
Hey! Dengar ya, pangeran!
Itu bukan hal yang mudah
Kau kira aku ini robot yang bisa memformat segala memori yang telah terisi?
Kau suruh aku melupakanmu tanpa kutahu
apa alasan yang ada di tempurung
kepalamu?
Bagaimana mungkin dengan sekejap
kedipan mata aku bisa melupakanmu?
Jika wajahmu tak mau pergi dari otakku
Jika namamu tak mau pindah dari hatiku
Dan inilah kelemahanku,
Membiarkan cinta mengetuk pintu hatiku
membiarkan kamu masuk dan mengisi
labirin-labirin sunyi disana
Kau mengunci hatiku rapat
dan saat ini kunci itu kau simpan
atau sudah kau hilangkan?
Membayangkan wajahmu adalah siksa
ketika rindu itu merusak saraf motorik dan
sensorikku
ketika kangen itu ikut mengalir dalam
pembuluh darah arteri hingga vena
Kau adalah racun bagi darahku
Kau adalah pengganggu yang merusak
sistem kerja otakku
Lihatlah!
Selalu ada air mata yang sama
jatuh terseok-seok menuju pipiku
saat aku melihatmu membagi cerita dengan orang lain
Selalu ada goresan baru di hatiku
saat kutahu kau menolakku dan
mengabaikanku
Demi cintaku yang tidak waras kepadamu!
Aku tetap akan mengejarmu
meski kau mengabaikanku
meski kau menolakku
meski kau menyarankanku untuk
melupakanmu
Dan untuk ke sejuta kalinya
saat aku mengatakan aku sangat sangat
mencintaimu
Ingin kudengar jawaban "Aku juga
merasakan hal yang sama" dari bibirmu kala itu
Aku tampung kau dalam pelukan rindu
Kau bebas meletakkan dukamu di
pundakku
Aku akan jadi apapun,
Aku akan rela menjadi apapun yang bisa
kau sakiti
"andai saja kau juga mencintaiku"
with love. puuha putrii :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar