selamat datang dibloggerku, semoga harimu menyenangkan. selamat membaca dan jangan lupa kembali yaa. terima kasih :)

Rabu, 21 November 2012

Serumit itukah??

Jika berbicara tentang cinta pasti tak akan pernah ada habisnya.
C-I-N-T-A,
Satu kata yg terdiri dari 5 huruf sederhana
namun bisa menimbulkan efek yg sangat luar biasa.

Bagaimana tidak?
Tak ada satupun orang yang dapat
benar-benar mengerti apa arti cinta itu sebenarnya.
Tak banyak orang dapat mendiskripsikan kehadirannya, bahkan kepergiannya.

Satu kata yang sama sekali tak mampu diterjemahkan oleh google maupun wikipedia.
Cinta seringkali dikaitkan dgn pembawa kebahagiaan,
namun tak jarang juga membawa kesedihan.
Hebat memang!
Dia mahir dalam mempermainkan perasaan seseorang,
yang tak jarang menimbulkan kekecewaan yang begitu mendalam.

Haruskah kita menyalahkan cinta?
Ataukah memang kita yang tak benar-benar pandai
untuk mengerti bagaimana cara bermain dng cinta?
Seringkali kita dibuat rela menunggu dg setia meski tau itu sia-sia,
rela melakukan hal konyol yg tak masuk dilogika meski tau itu tak berguna,
rela mempermalukan diri sendiri meski tau itu tidaklah berarti.

Konyol bukan?
Sebegitu hebatnya cinta, sehingga mampu membuat kita terhipnotis olehnya.
Tak heran jika manusia tak lagi memakai akal sehatnya,
ketika ia sedang terbelenggu oleh manisnya cinta.
Semua akan terlihat indah dan luar biasa.

Apapun akan dilakukan walau hal tergila sekalipun.
Entah, seperti ada virus mematikan yg menggerogoti, 
sehingga mampu melumpuhkan kinerja syaraf-syaraf logika.
Sehingga rela melakukan semua yg seringkali membuat kita bergeleng kepala.

Otak kiripun seakan sudah berhenti bekerja,
seperti sudah ada sistem yang berhasil memformat segala yang masuk dalam logika,
Walau sakit namun tetap akan dijalani demi dia yg dicinta.

Tidakkah itu suatu kenyataan yang semakin membabi buta,
kenyataan yang semakin menggila.
Aku, kalian, semua orang, pasti tak menyangkal adanya.

Ada yang bilang bahwa cinta akan terasa lebih indah ketika kita menunggu.
Namun ada juga yang mengatakan bahwa hanya orang bodoh saja yang mau berteman dengan ketidakpastian, menunggu sesuatu yang belum tentu kita dapatkan.

Tentu semua itu tidak ada yang salah, karena cinta butuh komitmen.
Tetap menunggu atau mencari yang baru.
Terserah kita kan?

Nyatanya masih banyak orang pintar yang mau berteman dengan kesepian,
memeluk erat bayang-bayang hanya dalam angan.
Jadi, menurutku menunggu itu bukanlah hal bodoh,
melainkan suatu sikap bijaksana yang memiliki komitmen dalam memutuskan suatu tindakan.

Tentu boleh saja kita menunggu.
Karena dalam presepsiku,
menunggu dapat membuat orang lebih menjaga apa yang ia peroleh ketika ia berhasil mendapatkannya.
Menunggu dapat melatih kesabaran dan sikap pantang menyerah dalam mencapai apa yang kita mau.
Menunggu dapat meyakinkan kita benar-benar pantas atau tidak orang itu untuk ditunggu dengan seiring berjalannya waktu.
Dan dengan menunggu, kita juga dapat melihat seberapa dalam kita menyayangi seseorang yang kita tunggu.

Karena cinta itu. . .
Bagaimana kita ikhlas meski terkadang harus terhempas.
Bagaimana kita menerima tanpa memandang sisi lebihnya.
Bagaimana menjaga perasaannya meski tak jarang membuat luka.
Bagaimana tetap berusaha walau terkadang harus dicela.

Hidup yang sebenarnya, 
bukan bagaimana kita menyerah dan pasrah.
Tapi, bagaimana kita tergoyah untuk bangkit dan tak pantang menyerah.

Memang benar jika cinta tak harus memiliki.
Tapi haruskah kalian hanya pasrah dan berhenti?
Hanya orang lemah saja yang berhenti sampai disitu,
tanpa mau memperjuangkannya terlebih dahulu.

Jangan mau terbelit, pada keadaan yang membuatmu tercekik.
Justru itulah awal dari sebuah tantangan yang harus diperjuangkan.
Jangan hanya pasrah dan diam.
Itu bodoh namanya!

Tuhan tidak akan serta merta dalam memberikan apa yang kita inginkan, tanpa adanya perjuangan.
Perlu kalian tahu, 
jika Tuhan tidak akan tinggal diam 
melihat mereka yang tak bosan berjuang.
Berjuang demi kebahagiaan.

Selamat berjuang! :)

with love, puuhaputri :)

Selasa, 20 November 2012

AKU :)


Aku terlalu sibuk,
sibuk mencari-cari cara untuk membuatku tak lagi memikirkanmu

Aku terlalu lelah,
lelah berangan tentang suatu ambisi yang tak juga terjadi

Aku terlalu rapuh,
Rapuh berdiri sendiri ketika terjatuh lagi dan lagi

Aku terlampau bosan,
bosan dengan kepedihan yang tak berujung pada kebahagiaan

Aku terlalu berharap,
berharap sesuatu yang kunjung menjadi milikku

Dan aku terlalu yakin,
yakin menunggu meski tak tau apakah dia untukku.

Namun itulah aku,
aku yang terjebak dalam waktu dan situasi yang selalu mempermainkan peristiwa dan takdir.


with love, puuhaputrii :)

Mengganggu

perasaan itu soal rasa
tidak bisa diatur, dipilih maupun dipaksa
sesibuk apapun aku
selalu ada saja namamu
yang selalu menghantuiku

bahkan tak ada sedetik waktu
yang ku lewatkan tanpa memikirkanmu
apalagi merindukanmu, tentu tak pernah absen
dari kegiatan sehari-hariku
senyummu
sorot matamu
suaramu
gerak-gerikmu
tak jarang datang dan mengusik mimpiku
kau sangat mengganggu
baik dihati maupun pikiranku
tak bisakah kau berhenti membuatku
agar tak terus memikirkanmu ?

kelas bahasa indonesia,     12112012

Rabu, 06 Juni 2012

wisuda kakak kelas tercinta angkatan tahun 2011/2012. haruskah ku sebut namamu?

Sabtu 2 juni 2012

Pagi itu berjalan layaknya pagi-pagi sebelumnya.
Namun ini berubah menjadi pagi yg luar biasa untukmu, karena pagi ini wisuda angkatan tahun pelajaran 2011/2012 akan digelar.
Aku memang bukan bagian penting disini,aku hanyalah salah satu dari
puluhan siswa paduan suara yang ikut berpartisipasi dalam acara ini.
Aku memang anak baru di kelompok paduan suara, karena aku baru saja
bergabung beberapa hari sebelum wisuda dilaksanakan.

Apakah kau tau apa yang membuatku tertarik untuk bergabung pada kelompok paduan suara itu? Ah,aku yakin pasti kau tak akan peduli. Ya! Benar! Aku mengikutinya hanya karena aku ingin melihatmu, memandangi senyummu , menyaksikanmu menjadi murid SMA untuk yang terakhir kalinya.
Acarapun segera dimulai, aku yang berdiri dibalcon atas aula, dan itu tepat berada didepan deretan tatanan rapi kursi para wisudawan.
Dari atas sini sungguh terlihat sangat jelas kursi yang berjajar rapi serta siapa saja yang mendudukinya.
Kala itu tak banyak wisudawan yg sudah menduduki kursi-kursi.
Hanya sebagian kecil yang telah berpenghuni.

Detik berubah menjadi menit, dan tidak membutuhkan waktu yang lama untuk berubah menjadi jam.
Hingga akhirnya kursi-kursi yang tadinya kosong kini telah diduduki oleh pemiliknya.
Namun tak kunjung ku lihat wajahmu.
Aku yang terus berbicara dalam hati, "mana dia tuhan, dimana dia?" dan pada akhirnya terlihat seorang yang kutunggu-tunggu masuk lewat pintu depan aula dan berjalan menuju kursi tempatnya yang tak jauh dari pintu tengah yang berada disamping kanan aula dari pintu masuk.

Seorang temanku Annisah Astalavista yg tak jauh dariku memberi tahu, jika orang yg kutunggu-tunggu sudah memperlihatkan dirinya.
Dan aku pun sudah tau jika itu memang kamu.
Berjalan gagah dengan potongan rambut berjambul. Hey! Aku yakin jika jambul khatulistiwa syahrini tidaklah ada apa-apanya dibandingkan dengan jambulmu yang mampu mempesonakan banyak orang itu. Termasuk AKU!

Entah apa yang membuatku tak sanggup menahan derasnya air mata yang tiba-tiba jatuh begitu saja.
Aku hanya dapat menundukkan kepala, tak mau orang mengetahui jika aku menangisimu.
Dan Annisah Astalavista yang berada tak jauh dariku mengetahui tindak konyolku itu dan segera memberi puk-puk dibahuku "ini bukan yang terakhir kalinya buat ketemu kok puu" ungkapnya mencoba menghiburku.
Tuhan, aku tak tau apa yang ada pada otakku kala itu, seakan syaraf-syarafku mati rasa dan hanya tangislah yang mampu mengungkapkan segala rasa itu. aku yang mengira ini hanyalah ketertarikan sesaat.
Yang akan terbunuh oleh waktu. Lagipula, aku tak berani menganggumu, apalagi menyapamu lebih dulu, apalagi mengetahui berita terhangat tentangmu.
Jadi... aku hanya bisa mendoakanmu. Tak lebih.
Dan berharap semua mengalir dan berjalan seperti ini.
Dan berharap perasaan bodoh ini tak meletup dan mencuat lebih kuat lagi.
Kamu menceritakan tentang surga di telingaku.
Kamu malaikat yang menyanyi merdu di telingaku.
Tentu saja, aku tidak akan berbicara banyak.
Aku tak akan meyakinkanmu untuk mengenalku lebih jauh.
Aku juga tak akan menyadarkanmu tentang sosokku.

Aku tentu saja tak akan memaksamu untuk mengetahui sosokku yang bukan siapa-siapa ini.
Kamu tentu tak mengetahui sosokku yang tersembunyi di antara ribuan pengagummu.
Aku terlalu kecil dan bukan siapa- siapa bagimu.
Cukup! Tujuanku memang bukan itu.
Aku hanya tak ingin kegilaanku mengusik hari- harimu.
Semoga kita masih tetap bisa bertemu lagi ya.

Aku mencoba menahan kesakitan ini hingga ujung lelahku.
Mungkin memang sudah terlalu dalam rasa yang kumiliki padamu, sehingga terasa ngilu dan membuatku kaku tak berdaya.
Aku...yang berada pada barisan ketiga pada jajaran grup paduan suara.
Dengan posturku yang tidak terlalu tinggi ini mampu membuat bayangmu kabur tak terlihat lagi.
Namun, dari sini. Dari sudut terumitku.
Aku masih saja mengais-ngais mencar-cari dimana sosokmu dari celah serta sekat kecil kerumunan para siswa paduan suara.
Aku tak habis pikir. Aku yang rela melakukan hal sekonyol ini hanya untuk memandangimu
Aku yang rela menyusahkan diriku sendiri hanya untuk memperhatikanmu agar tak hilang dari pandangan

UNTUKMU... Orang yang belum tentu mau berbuat konyol serta kesusahan karenaku.
Dia hanya tahu apa yang ada di depan matanya.
Bagaimana bumi mengalir Bagaimana kehidupan berputar dan bagaimana masalah silih berganti datang.
Aku... berpendar di bola matanya seperti bayang-bayang tubuhnya di siang bolong yang menghilang jika sinar mentari berubah jadi jalang.
Kita... tak pernah menganggap kebersamaan ini adalah sepaket kiriman Tuhan.
Kebersamaan yang kami tahu membisu ragu-ragu.
Aku dan dia berdua tapi tak terikat.
Kita bersama tapi tak saling memiliki. Sikap gengsi yang memantik api MATI!
Dia enggan bicara masa depan absurd tak pasti mungkin hanya mimpi. apalagi bersamaku?

untuk seseorang yang selalu meminta saya untuk menunggu, entah sampai kapan dia akan selalu membuatku menunggu.
Disitu, dari atas balcon itu aku terus memandangi sudut indah dirimu.
Bayangmu seakan mampu mengalahkan segala yang menghalangiku.
Wajahmu tak terlihat begitu jelas, tapi itu sama sekali tak mengurangi sedikitpun semangatku untuk memfokuskan pandangan kearahmu, meski jelas-jelas wajahmu membelakangiku.

Kau yang sibuk dengan telephone genggammu.
Kau yang sibuk beradu kata dengan teman-teman disampingmu.
Kau yang tak jarang mengumbar senyum hingga semua terkesima.
Tanpa tau, ada aku yang selalu memperhatikanmu, aku yang tak pernah mau melewatkan setiap jengkal pergerakanmu.
Mataku yang selalu antusias jika objek yang dipandangi adalah kamu.
Seolah ada gaya magnet yang sangat kuat sehingga menarikku untuk terus memandangmu.
Absurd, konyol memang. Tapi, bukankah cinta mampu membuat orang waras menjadi gila? Orang sehat menjadi sakit? Orang pandai menjadi begitu bodoh?

Ya! Harus ku akui itulah hebatnya cinta.
Tak ada satu makhluk pun yang mampu menolak kedatangannya. Aku berani pastikan itu!
Hey, kau yang duduk dikursi itu! Siapa kau? Bisa-bisanya membuatku menjadi tak waras seperti ini?
Kau yang tiba-tiba datang menyelonong masuk lalu mendobrak pintu hatiku.
Dan memberi arti berbeda dalam hidupku.
Kau yang penuh dengan tanda tanya namun mampu membuatku tersenyum bahagia.
Kau yang teristimewa hingga membuatku tak bisa lupa.
Kau yang berbeda hingga mampu membuatku jatuh dan merana. 
Kau yang tak mempertanggung jawabkan perasaan yang terlanjur ada. 
Kau yang menoreh sesak hingga membuatku menangis terisak.

Rasa yang begitu absurd dan sulit untuk dideskripsikan lagi.
Kamu membawa jiwaku melayang dan mencuri hatiku lalu kau bawa lari ke negeri antah-berantah, dan mengasingkan aku ke dunia yang bahkan aku pun tak mengetahuinya.
Bagaimana mungkin aku bisa menemukan yang lebih baik, jika kau lah orang yang terbaik?
Bagaimana mungkin aku bisa menemukan yang lebih sempurna jika kau lah orang yang paling sempurna?
Aku benci perpisahan! Bukankah kita tidak pernah merencanakan pertemuan? Lalu mengapa harus ada perpisahan?

Aku ingin meluapkan segala rasa.
Aku ingin menangis sejadi-jadinya, dan itu atas dasar cinta!
Entah harus kusebut apa dan bagaimana.
Aku tak pernah mengerti jalan pikiranmu.
Aku tak pernah mengerti apa yang ada diotakmu, apalagi dihatimu?
Tentu aku tidak pernah mengetahuinya karena semua itu terlampau rumit bagiku.
Dengan sadar atau tidak aku selalu menuruti hal-hal kecil yang terlontar pasti darimu.
Haruskah kusebutkan satu per satu? Aku rasa tidak perlu.
Aku yakin kau pasti mengetahui jika memang benar kau peduli.
Entah yang ku lakukan itu berarti atau tidak,
Entah itu dihargai atau tidak.
Yang jelas itu tulus aku lakukan sebagai wujud kecintaanku padamu.

Dan aku pun tak pernah menuntut ketika apa yang aku sarankan tak pernah kau lakukan, ketika yang kau ungkapkan tak pernah kau lakukan.
Karena aku tak pernah memaksakan
Aku yang merasa saaaangat kehilangan, sementara kamu? Jelas! Aku tak tau! Mungkin kau tidak mempedulikan hal itu, atau mungkin sebaliknya? Ah! Aku tak tahu apa perasaanmu!
Setau dan seingatku kau yang begitu mudah memintaku untuk segera melupakanmu. Hey! Begitu mudah kau mengatakan itu tanpa tau perasaanku yang jatuh bangun karenamu!

Jika melupakan adalah hal mudah, tentu itu akan aku lakukan jika kau yang memintanya.
Tapi maaf, aku bukan tipe perempuan yang begitu acuh tak acuh pada perasaan yang telah tergambar.
Ah! Sudahlah! Ribuan kali ku jelaskan kau juga tidak akan pernah mengerti dan tau perasaanku.
Kau dengan perasaanmu yang tak mau tau itu begitu menyiksa, terpapar sangat jelas yang dibalut sikap dingin serta cuekmu itu.
Tak banyak yang bisa ku lakukan selain mengikhlaskan serta mendoakan segala yang terbaik untukmu.
Tak ada lagi yang harus ku perjuangkan selain membiarkanmu pergi.

Aku hanya menikmati luka, hingga terbiasa dan menganggapnya tak ada.
Kehilangan yang begitu menyakitkan telah menjadi candu yang ku nikmati sekarang.
Ku saksikan dari jauh, mendengar namamu dipanggil untuk menerima tanda kelulusan itu sudah menjadi kelegaan tersendiri.
Asa yang akhirnya mampu meluruhkan segala harap memupuk rasa bahagia ketika kau dengan gagahnya berdiri dipanggung wisuda.
Aku yang berbicara pada dunia "itulah dia, dia yang selalu aku kagumi sepanjang hari."

Hanya dapat menghela nafas panjang, mencoba mentabahkan hati dan mentegarkan jiwa.
Ya! Teman usil yang berada tepat dibelakangku.
Siapa lagi kalau bukan Alifand Masrizky! Dia terus menambah tingkat kegalauanku dengan kata-kata yang terlontar dari mulut usilnya itu. "hey put!" panggilnya manja. "bagaimana nanti kalau kau tak bisa lagi melihat senyumnya? Melihat senyum yang selalu kau idolakan itu?" dengan jengkel dan sedikit tawa memaksa,ku menjawab "aku tak perlu risau akan hal itu,aku masih bisa melakukan kegilaanku itu melalui gambar dua dimensinya yang aku miliki di galery telephone genggamku!". "put,aku tau kamu menahan tangis. Iya kan? Sudahlah gak usah sok tegar" tuturnya kembali. "maaf ya,aku bukan tipe orang yang suka menangis didepan umum" balasku.

Sebisa mungkin aku mengalihkan pembicaraan agar tak membahas hal konyol yang sangat ampuh mengundang tangisku itu.
Waktu terasa begitu lamaa. Dan selesailah grup paduan suara menyanyikan 7 lagu yang sudah dipelajari selama beberapa minggu terakhir ini.
Tapi itu belum cukup rasanya. Jika boleh request, aku ingin teman-teman paduan suara menyanyikan lagu dari utada hikaru "first love" yang khusus dinyanyikan untukmu.
Atau? Apa perlu aku sendiri yang menyanyikan itu didepanmu? Ah! Tentu jelas saja tidak mungkin! Aku tidak sePeDe itu. Aku tidak cukup percaya diri dengan kemampuanku, dengan penyakit demam panggung yang tak mampu kukendalikan itu.
Sedikit memalingkan muka, aku pun bergegas pergi menjauh meninggalkan aula.

Sebenarnya aku ingin ikut memberikan ucapan selamat atas kelulusanmu.
Tapi aku sadar itu tidaklah penting bagimu, maka aku hanya cukup mengatakannya dalam hati dari kejauhan ku memandangmu.
Ketika sedang menuruni tangga.
Terlihat disudut meja panitia, duduk bu luluk yang berdampingan dengan bu maria guru sosiologi yang suka menggodaku dengan topik tentangmu.
Beliau pun menegurku "looh bu *ttiitt* *sensor* (panggilan yang biasanya ia berikan kepadaku yang berisikan namamu) kok sudah pulang? Kamu nggak nemenin masnya ta? Tadi masnya cakep banget pakek jas hitam. Kamu nggak foto bareng juga ta?" hanya tertegun serta terdiam.
Aku menyimpulkan senyum kebingungan karena tak tau harus menjawabnya dengan kata apa.
Dan tiba-tiba bu luluk yang duduk bersebelahan dengan beliau ikut menanggapinya
"oh jadi kamu sama mas itu? Ya ampun, yaudah. Sudah cocok kok" dan aku hanya mampu tersenyum dan membalasnya dengan kata TerimaKasih sambil mengamininnya dalam hati.

Aku sadar jika aku mulai suka air mata yang seringkali jatuh karnamu.
Aku mulai menikmati saat-saat nafasku sesak ketika mengingatmu.
Aku mulai jatuh cinta pada rasa sakit yang kau ciptakan selama ini.

Terimakasih

Indahnya luka yang kau beri padaku membuatku terus belajar dan memahami

Galau, isak tangis bagaikan dua sejoli yang selalu menjajaki malamku karena rasa kecintaan yang terbalut dalam luka sedalam ini

Orang yang selalu mengajariku tentang ketegaran serta arti kedewasaan, yaitu kamu.

Rasa ini membuatku jadi tambah sering menulis, lebih banyak dari biasanya.

Aku semakin percaya, bahwa kahlil gibranpun butuh rasa sakit agar ia bisa menuliskan banyak hal.
Sama seperti aku, butuh rasa sakit agar bisa lancar menulis.
Terutama semua yang bercerita tentangmu :)

with love, puuha putrii :)

Kamis, 17 Mei 2012

yang kuminta bukan yang lain, tapi cukup DIA TUHAN

Tuhan... selamat pagi, atau selamat siang,
dan selamat malam. Aku tak tahu di surga
sedang musim apa, penghujan atau kemaraukah?
Ataukah mungkin sekarang
sedang turun salju? Pasti indah.
Kala boleh berbincang sedikit, aku ingin melanjutkan
perbincanganku yang sempat tertunda.



Aku tahu Kamu tak pernah sibuk.
Aku tahu Kamu selalu mendengar isi hatiku
meskipun Kamu tak segera memberi
pukpuk di bahuku. Aku tak perlu curiga
padaMu, soal Kamu mendengar doaku
atau tidak.

Aku percaya telingaMu selalu
tersedia untuk siapapun yang percaya
padaMu. Aku yakin pelukanMu selalu
terbuka bagi siapapun yang lelah pada
dunia yang membuatnya tersudut. Aku
mengerti tanganMu selalu siap menyatukan
kembali kepingan-kepingan hati yang patah.


Masih tentang hal yang sama, Tuhan. Aku
belum ingin ganti topik. Tentang dia.
Seseorang yang selalu kuperbicangkan
sangat lama bersamaMu. Seseorang yang
selalu kusebut dalam setiap frasa kata ketika
aku bercakap panjang denganMu. Seseorang yang
tak pernah lupa ku sebut dalam setiap doaku. Seseorang
yag tak pernah absen dalam setiap mimpi maupun pikiranku.

Aku sudah tahu, perpisahan yang Kau
ciptakan adalah sesuatu yang terbaik
untukku. Aku mengerti kalau Kamu sudah
mempersiapkan rencana tersendiri dalam garis hidupku.
Tapi... bukan berarti aku
harus absen menyebut namanya dalam
doaku bukan?
Nah... kalau yang ini, aku juga sudah tahu.
jika dia sudah menemukan jalan untuk masa depannya.
Atas alasan apapun, aku harus turut bahagia
mendengar berita itu. karena ia tak perlu dan mungkin tak pernah
merasakan kesedihan perpisahan seperti yang aku
lakukan beberapa hari terakhir ini. ia tak perlu
merasa galau ataupun merasa kehilangan.
Sungguh... aku tak pernah ingin dia
merasakan sakit seperti yang kurasakan,
Tuhan.

Aku tak pernah tega melihat
kecintaanku terluka seperti luka yang belum
juga kering di dadaku. Aku hanya ingin
kebahagiaannya terjamin olehMu, dengan
atau tanpaku.
Tolong kali ini jangan tertawa, Tuhan. Aku
tentu saja menangis, dadaku sesak ketika
tahu semua berlalu begitu cepat. Apalagi
ketika perpisahan kelas hanya tinggal beberapa hitungan hari.


Aku memang tak habis
pikir. Padahal, aku sedang menikmati
perasaan bahagia yang meletup pelan-
pelan itu. Bukannya ingin berpikiran negatif,
tapi ternyata setiap manusia punya
topengnya masing-masing. Ia berganti-
ganti peran sesukanya. Sementara aku
belum cukup cerdas untuk mengerti wajah
dan kenampakan aslinya. Aku hanya
melihat segala hal yang ia tunjukkan
padaku, tanpa pernah tahu apa yang
sebenarnya ada dalam hatinya.
Aku tidak tahu bagaimana kabarnya
sekarang. Aku yakin dia pasti
bahagia, dan tidak lagi membutuhkan aku dalam
helaan napasnya. Permintaan yang sama
seperti kemarin, Tuhan. Jagalah
kebahagiaannya untukku. Bahagiakan dia
untukku. Senyumnya adalah segalanya
yang kuharapkan. Bahkan, aku rela
menangis untuknya agar ada lengkungan
senyum di bibirnya. Aku ingin lakukan
apapun untuknya, tanpa melupakan rasa
cintaku padaMu. Aku memang tak
menyentuhnya. Tapi... dalam jarak sejauh
ini, aku bisa terus memeluknya dalam doa.

Pernah terpikir agar aku bisa terkena
amnesia dan melupakan segala sakit yang
pernah kurasa. Agar aku tak pernah
merasa kehilangan dan tak perlu menangisi
sebuah perpisahan. Rasanya hidup tak
akan terlalu rumit jika setiap orang mudah
melupakan rasa sakit dan hanya mengingat
rasa bahagia. Namun... aku tahu hidup tak
bisa seperti itu, Tuhan. Harus ada rasa sakit
agar kita tahu rasa bahagia. Tapi, bagiku
rasa sakit yang terlalu sering bisa membuat
seseorang menikmati yang telah terjadi. Itu
dalam persepsiku lho, Tuhan.

Kalau pendapatMu berbeda juga tak apa-apa.
Aku memang tak perlu meratap, karena
sepertinya ia bahagia bersama kehidupan barunya.
Ia pasti telah menemukan dunia
baru yang indah dan menyenangkan. Aku
turut senang jika hal itu benar, kembali
pada bagian awal, Tuhan.

Tuhan. Aku tak pernah ingin dia merasakan
sakitnya perpisahan, tapi mungkin Dia
tak pernah merasakan seperti apa yang aku rasakan.
Akhir percakapan, aku tidak minta agar dia
segera melupakanku, aku ingin dia mengingatku sebagai orang
yang selalu mencintainya.
Kembali pada bagian awal. Aku hanya ingin
ia bahagia. Cukup. Terima kasih Tuhan :)

with love, puuha putrii

Senin, 23 April 2012

bayangan tentang "KAMU"

Aku selalu mereka-reka
Siapa sosok "kamu" yang selalu kau
tuliskan itu?
Siapa sosok beruntung yang menjadi
inspirasimu?

Kamu...
tak terlalu dalam aku mengenalmu
tapi perkenalan kita sepertinya cukup lama
Selama rentan waktu itu
aku tak membayangkan wajahmu
Aku hanya membayangkan penggalan
kalimat
dalam setiap tulisan jujurmu
Aku jatuh cinta
karena itu!

Aku pikir hal itu bodoh
Walau kita belum bertemu
tapi aku seperti mengerti sekali sosokmu
Aku membaca semburat tulisanmu
Kita seperti berada
di semesta yang sama

Diam-diam...
sebenarnya aku memerhatikan gerak-
gerikmu
juga setiap jengkal perpindahanmu
dalam kebisuanku
dalam rapal doaku
Aku hanya ingin kita bertatap mata
karena aku terlalu terbiasa membacamu
lewat tulisanmu
karena aku jenuh menyelami harimu
lewat jentikan jemarimu
Aku ingin membaca isyaratmu
lewat sinar matamu
atau bahkan...
menyentuh jemarimu

with love, puuha putrii :)

Minggu, 11 Maret 2012

FIKSIMINI :D

Fiksimini : FACEBOOK. Aku benci semua
wanita yang ngirim wall atau berkometar di statusmu. Mesra 
manja. Facebookmu ramai seperti tempat 
prostitusi :D 

Fiksimini : MIMPI. Jika kamu abadi dalam 
mimpi, aku tidak mau terbangun sampai 
kiamat nanti. 

Fiksimini : MASA LALU. Kamu gak akan 
pernah tahu seberapa besar usahaku 
membunuh masa lalu! Masa dimana ada kamu :( 

Fiksimini : BERNAFAS. Ingin rasanya 
menjerat jantungmu, melekatkannya di 
nadiku dan kita bernafas bersama. 

Fiksimini : IKHLAS. Pada akhirnya aku 
memilih untuk IKHLAS. Mendoakanmu dari 
jauh dan berlanjut menyayangimu 
diam-diam. 

Fiksimini : KUNANG-KUNANG
Dalam gelap kita berbagi. Dalam gelap kita abadi. 

Fiksimini : PLAGIAT. Dia hanya ingin 
mencari jati dirinya dengan cara menjiplak. Kasihan! 

Fiksimini : PLAYBOY
Kemarin dia bilang kangen sama aku. hari ini
dia bilang kangen sama dia. Besok dia bilang kangen sama 
siapa? Sama waria itu!

Fiksimini : LEBIH PENTING
Cinta atau persahabatan? Aku pilih dua-duanya. 

Fiksimini : KAMU
Dingin + cuek + ngangenin = 
tapi aku tetap mau kamu disampingku sekarang.

Fiksimini : TANPA STATUS.
Dia sebut aku cinta. Dia panggil aku sayang.
Tapi dia enggan memberi aku status.

Fiksimini : GALAU. Itu adalah kewajiban
saat malam menjelang. Bahkan kulihat di 
timeline, banyak orang melakukan hal yang 
sama. 

Fiksimini : TWITTER MERAH JAMBU. 
Mereka yang memamerkan kemesraan 
lewat tulisan, hanya menjadi hiburan di 
timeline.

Fiksimini : CINTA
Kalo berlebihan bisa jadi DERITA! 

Fiksimini : BERHENTI
Tolong berhenti berlari-lari di otakku.
Kamu menggangu sekali!

Fiksimini : SMS. Setiap ada sms yang 
masuk, aku berharap itu dari kamu. 

Fiksimini : CHOI SIWON. aku lelah 
menciumimu hanya dari layar kaca. temui 
saya di INDONESIA! :D

Fiksimini : RIZKI TREEJI. Dia lebih 
tenar dengan kemiripan wajahnya DENGANMU
sehingga Justin Bieber 
tidak lagi bersinar

Fiksimini : TIMELINE TIDAK BERJALAN. 
Siapa yang mencuri kakinya?

Fiksimini : PEMUJA RAHASIA. Aku tidak 
berani menyentuhnya makanya aku lebih 
suka memandanginya.

Fiksimini : CUMA DIA. Tuhan, aku gak 
minta yang lebih rupawan. Aku gak minta 
yang lebih baik. Aku CUMA MAU DIA. 

Fiksimini : TUHAN, AKU MAU DIA. Jika 
telah jodoh, DEKATKANLAH. Jika tidak 
jodoh, JODOHKANLAH. 

Fiksimini : HUJAN. 
Aku merasakan hadirnya kamu dalam butir-butir airnya. 

Fiksimini : RINDU
Bahkan saat aku mencoba meminum racun serangga,
rindu itu tak kunjung hilang. Sekuat itukah 
perasaan itu? 

Fiksimini : CINTA ANAK IPA.
Energi cintaku tak terbendung oleh friksi. Seindah 
gerak harmonik sempurna tanpa gaya 
pemulih.

Fiksimini : LONG DISTANCE
RELATIONSHIP. pacarku itu, kamu atau 
handphoneku? 

Fiksimini : GILA. Aku sebut dia cinta, 
karena dia membuat aku gila. 

Fiksimini : AKU dan KAMU. Aku sungai 
dan kamu samudera. Sejauh apapun aku 
mengalir, kamu tetap jadi muaranya 

Fiksimini : KONON KATANYA. Jatuh cinta
itu bisa bikin makan gak enak dan tidur gak nyenyak. 

Fiksimini : TAHAJUD. Doaku masih sama. 
Jika dia jodoh, DEKATKANLAH. Jika tidak 
jodoh, JODOHKANLAH  

Fiksimini : SEBELUM TIDUR. Mungkin 
kamu perlu tahu, sebelum tidur cuma
wajahmu yang tergambar jelas di otakku. 

Fiksimini : KASAT MATA. Pandangan 
pertama, aku lihat matanya dan aku 
temukan cinta. 

Fiksimini : SINGLE. aku rindu memiliki
seseorang yang dapat kujadikan 
kesayangan. 

Fiksimini : BUNUH DIRI. 
aku urungkan niatku jika kamu terima cintaku. 

Fiksimini : BINGUNG. Air kebingungan 
mencari cara untuk menggandeng api 
tanpa mematikannya. 

with love, 
puuha putrii :)

cinta memang tak butuh LOGIKA



"Cinta bisa berada dimanasaja. Bahkan
di dunia maya, tempat yang kadang
tidak diperlukan logika untukmelogiskannya." Karena cinta dunia
maya, tak butuh LOGIKA.

Aku tahu sejak awal bahwa cinta kita
langka. Cinta yang jatuh sempurna pada
titik yang tak diduga. Cinta yang tercipta
dari setiap karakter tulisan yang terbaca.
Cinta yang menjelma menjadi nyata dan
menggerogoti aku dan kamu, kita.

Apakah ini bisa disebut cinta? Saat hanya
namamu selalu kueja dalam hatiku,
walaupun sekalipun aku belum pernah
memandang matamu.

Apakah ini bisa disebut cinta? Saat aku merindukanmu,
walaupun jemari kita belum saling
menggenggam hingga detik ini.

Apakah ini bisa disebut cinta? Saat frekuensi suara
tangismu mengalir melalui mahluk tak
berdenyut arteri bernama handphone itu.

Seberapa pentingkah perjumpaan nyata
buatmu? Kita beradu pandang seakan tak
ada sekat jarak dan waktu. Mengeja
dalamnya diri dengan praduga.

Aku hanya bisa mereka-reka, seberapa dalam
perasaanmu padaku. Aku hanya bisa
mengira-ngira, seberapa dalamkah virus
yang kita sebut cinta itu menggerogoti hati
dan pikiranmu.

Yang aku tahu, cerita kita
ada, walaupun begitu langka.
Mereka mengatakan bahwa perjumpaan
nyata itu penting dan harus.

Ya, karena tidak mungkin kita hanya bertahan pada
suara lembut yang menggugat sepi dan
huruf-huruf yang terangkai manis itu.

Mereka bilang dunia maya itu abstrak,
semua yang berada didalamnya selalu
dipertanyakan kenyataannya.

Tapi, bukankah cinta itu bisa datang darimana
saja, bahkan dari jejaring sosial yang
terlihat sepele dan mengenaskan itu.
Kita memang tak bisa memungkiri keadaan.
Ada sekat jarak ratusan kilometer yang
membatasi aku dan kamu.

Ada gemerisik rindu yang berteriak keras jelas dalam
hatiku untuk segera menemuimu,
merasakan sinar matamu, dan hangat
jemarimu saat menggenggam celah-celah jemariku.

Walaupun kamu jauh, aku tetap bisa
menyentuhmu melalui doa. 
Walaupun kamu jauh, aku tetap bisa merasakan rindu
yang begitu hebat mengobrak-abrik isi
otakku sehingga bayanganmu semakin
melebar dan membesar.

Walaupun kamu jauh, kita tetap dapat melihat bulan yang
sama, sayangnya aku dan kamu
menatapnya dari tempat yang berbeda.
Persiapkan dirimu saat perjumpaan nyata nanti.

Akan aku ceritakan padamu bahwa
cinta tak selalu melalui pandangan mata,
cinta tak selalu ada karena perkenalan lama,
cinta tak selalu tercipta karena perawakan
nyata, cinta bisa berada dimanasaja.
Bahkan di dunia maya, tempat yang
kadang tidak diperlukan logika untuk melogiskannya.


with love,
puuha putrii :)

perpisahan??

"Ketika TUHAN mengambil seseorang
yang kau cintai, maka TUHAN akan
menggantinya dengan seseorang baru
yang suatu saat akan lebih kau cinta."

Perpisahan itu selalu hadir disaat kita belum
siap kehilangan seseorang.
Saat kita masih sangat mencintai seseorang.
Dan, saat kita masih membutuhkan orang itu dalam
banyak hal.

Kenyataan terburuk yang harus kita terima adalah orang yang kita cintai itu
akan hilang, untuk sementara atau mungkin selamanya.

Pernahkah terpikir dalam benak kalian?
Bahwa perpisahan adalah akibat dari
sebuah pertemuan.

Pertemuan yang terencana, yang telah disiapkan oleh Tuhan
agar kita bertemu dengan seorang mahluk
ciptaanNYA. Setiap pertemuan pasti
menghasilkan rasa.

Entah rasa tertarik,
rasa benci, rasa mencintai, rasa ingin
melindungi, termasuk rasa takut
kehilangan .

Kenyataan terburuk yang
harus kita ketahui dari sebuah pertemuan
adalah sesuatu yang tak kita duga, bahwa
pertemuan sebenarnya adalah kata
selamat tinggal yang belum terucapkan.

Terkadang, mereka yang
memutuskan untuk saling pisah adalah
mereka yang masih saling jatuh cinta.

Perpisahan pasti dialami oleh setiap orang.
Entah saya, kamu, kita, dan mereka. Saya
pernah mengalami perpisahan dengan
seseorang atau banyak orang yang saya
cintai, kalian pun juga pasti pernah
merasakan hal yang sama.

Ketika perpisahan membuat suatu pribadi
jatuh di titik terlemahnya, ketika
perpisahan menjadikan seseorang tak
mampu lagi untuk berdiri, hanya ada
satu kata yang ingin kita ucapkan
kepada dia yang telah pergi yaitu
"KEMBALILAH!"

Yang belum pernah terpikirkan dari suatu
perpisahan adalah akan ada sebuah
pertemuan lagi yang akan menyadarkan
kita, bahwa kehilangan adalah tanda kita
segera menemukan. 

Menemukan hal baru yang belum pernah kita temukan.
Bertemu dengan seseorang yang belum
pernah kita temui. Berkenalan dengan suatu
pribadi yang belum pernah kita ketahui
sebelumnya.
Di luar sana, perpisahan
didefinisikan dalam berbagai hal. Ada yang
mendefinisikan bahwa perpisahan adalah
akhir hidup dan ada juga yang
mendefinisikan bahwa perpisahan adalah
awal perjumpaan. 

Bagaimana dengan
kalian? Apakah perpisahan masih menjadi
alasan kita untuk menangis semalaman?
Apakah perpisahan masih menjadi alasan
kita untuk menutup diri dan menutup hati
dari orang-orang baru yang berusaha
masuk dalam hidup kita?
Bagaimanapun jawaban kalian, ketahuilah
perpisahan itu sama seperti aksi reaksi.
Terjadi lalu menyebabkan akibat.
Perpisahan adalah bagian dari rencana
Tuhan untuk membuat kita lebih
dewasa . 

Percayalah, Tuhan melihat kita
dari jarak yang tidak kita ketahui, dalam
tanganNYA, DIA telah merancang rencana
khusus untuk saya dan anda. DIA itu Maha
Adil. Ketika DIA mengambil "emas"
yang kita miliki, maka DIA akan
menggantinya dengan "berlian".
"Ketika DIA mengambil seseorang
yang kau cintai, maka DIA akan
menggantinya dengan seseorang baru
yang suatu saat akan lebih kau cinta."



with love,
puuha putrii :)

Senin, 05 Maret 2012

untukmu jus tomat :*



kamis, 20 oktober 2011
menjadi hari yang tak biasa bagi sepanjang sejarah dalam catatan riwayat hidupku .

Apakah kau tau kenapa? Ya! itu karena ada kamu yang memberikan arti dan sentuhan berbeda pada hari itu!

Hey! Aku tak tau apakah kau mengingat hal itu atau tidak! yang jelas peristiwa itu masih melekat diotakku pada setiap detail kronologinya

Kau yang mampu mengejutkanku hanya dengan pesan singkatmu.
Entah apa yang ada pada otakmu kala itu sehingga mampu membuatku tak percaya! Bahwa kau akan menyempatkan waktu disamping jam sibuk serta aktifitas padatmu hanya untuk sekedar mampir dan menapakkan kaki di rumahku.

Yang aku tau hanya satu alasan logis yang berhasil diterjemahkan oleh saraf otak ku jika kau menyempatkan diri hanya untuk memberi tahuku akan rasa makanan Superpedas yang sedang booming kala itu

Aku bahkan tak menyangka akan semua itu, hal yang aku anggap mustahil dan yang mungkin tak akan pernah terjadi. Tapi aku sadar jika tak pernah ada yang mustahil ketika Tuhan sudah menghendaki :)

Aku pun seakan tak menyangka bahwa semua itu memang nyata adanya, tak hanya sekedar mimpi di siang bolong belaka

Ya! Bahagia yang memuncak membuat aku terlihat seperti orang bodoh. Ah! Tapi aku tak peduli! Yang jelas nanti, KAU orang yang aku kagumi, orang yang setiap malam selalu ku nanti dalam mimpi, kini akan hadir memijakan kakinya dirumahku .

Segeralah aku mandi dan merapikan diri.
Gusar
Gundah
Gelisah
Bercampur aduk mengisi setiap sekat-sekat dalam ruangan di hatiku


Hanya menunggu balasan pesan singkat darimu saja sudah mampu membuatku deg-deg'an
Setengah mati, hingga tak mampu merasakan denyut nadi .

Nah! isyarat getar handphoneku memberi tahu jika kau membalas pesanku

Oh tuhan, baru membaca pesan singkat darinya saja sudah membuat aku salah tingkah dan hilang arah!

ku tarik nafas dalam-dalam, mencoba untuk menenangkan diri agar tak terlihat bodoh dan memalukan didepanmu nanti

***

Aku menunggumu di gang sempit sepi yang tak jauh dari rumahku, agar kau tau jalan pasti menuju rumahku,
Nah! Ternyata ada kamu, yang berhenti tepat di depan mataku. Ah! Sudah tak usah ku deskripsikan lagi bagaimana serta seperti apa perasaanku, kalian pasti sudah bisa menerjemahkannya! :D

Dan kau pun menyuruhku menaiki motor kesayanganmu itu agar bisa sampai kerumahku dengan aku sebagai penunjuk jalannya.

Astaga! Apakah aku mimpi??? Benarkah ini memang terjadi? kata-kata bodoh yang menghantui pikiran serta hati ku sepanjang perjalanan menuju rumahku. Aku mencoba meyakinkan diri! Jika Tentu saja ini bukan mimpi!

Sesampainya dirumahku, kau duduk dikursi ruang tamuku . Segera saja aku masuk untuk mengambilkanmu minum serta makanan ringan.

Hey! Apakah kau tau! Ada sebuah kejadian lucu
yang hingga kini masih saja suka ku reka-reka ulang,
yang hingga kini masih selalu kukenang dan kurindukan.

Saat kau meminum jus tomat yang aku sodorkan padamu, Hey! Sadarkah kau! Kalau ekspresimu itu sangat lugu dan mengundang tawa lucu


Aku tak tau jika kau tak begitu menyukainya, tak menyukai rasa jus tomat yang memang kuanggap aneh itu .

Jujur, sebenarnya aku sama sepertimu yang tak begitu menyukai akan rasa yang dimiliki buah mungil yang biasa disebut tomat tersebut.

Tapi entah mengapa rasa aneh dari jus tomat itu tak lagi berpengaruh bagiku ketika aku meminumnya sambil memandang dalam-dalam wajahmu.
Ah! Ya! Memang benar jika wajahmu mampu mengalahkan segala rasa yang ada pada diriku


Tingkah lucu dimulai ketika kau memaksakan diri untuk menghabiskan satu gelas tomat yang aku sodorkan. Tapi aku tak tega melihatmu yang tersiksa oleh rasa aneh yang tak kau suka itu, berulang kali aku melontarkan larangan agar kau tak melanjutkan meminumnya

Entah apa yang ada dalam otak ku kala itu, hingga mampu menggerakkan kedua tanganku untuk menahan tanganmu agar kau tak melanjutkan meminumnya.

Hanya saat itu aku bisa merengkuh jemari tanganmu dengan kedua tanganku,
Hanya saat itu aku bisa memandang dalam-dalam wajahmu yang biasanya hanya mampu ku lihat dari kejauhan
Hanya saat itu aku bisa menikmati hangatnya senyum serta desah suaramu yang menawan
Hanya saat itu aku bisa sangat dekat darimu, hingga tak ada jarak lagi walau sejengkal

"Ohtuhan, tak bisakah kau berhentikan waktu. Hingga aku dapat mengulangi semua itu" pintaku lirih yang terlontar pasti dari dalam hati


Dariku,orang yang selalu menanti lambaian tangan serta senyum darimu :)

With love, puuhaputrii :)

Minggu, 04 Maret 2012

cinta Vs rumus IPA

*einstein dan newton takkan mampu
merumuskan besarnya kekuatan cintaku
padamu

*aku ingin mencintaimu dengan sederhana,
lebih sederhana dari logika matematika
maupun hukum dasar kimia

*cintaku padamu sama seperti benda
berbahan anorganik yang takkan terurai
hingga 100 tahun lamanya

*Sekuat apapun benda mempertahankan
keseimbangan benda tegarnya, tidak
sebanding dengan tegarnya cintaku

*Cintaku berkonduksi melalui ruang rindu,
sehingga kamu bisa merasakan indahnya
dari segala tempat dan arah

*archimedes dan newton takkan mengerti
ion-ion apa yang menyebabkan aku dan
kamu melebur dalam satu cinta

*bayangmu tepat jatuh difokus hatiku.
Nyata, tegak, diperbesar

*bagai hukum kekekalan energi, cintaku
padamu tidak dapat dimusnahkan tidak
dapat diciptakan , ada secara tiba tiba :’)

*Cintaku padamu kekal seperti hukum
kekekalan momentum.

*Cintaku tulus seperti energi mekanik,
biarpun di atas atau di bawah besarnya
selalu sama
Sigma cintaku + sigma cintamu = sigma
kebahagiaan kita :'3

*Jika kamu hati, maka aku mau jadi empedu
yang ada karena hati. 

aku ada karena kamu ada .

*Jika kamu medulla oblongata, aku akan jadi
jantung yang akan terus berdenyut karenamu. 

Aku ingin menjagamu seperti mielin
menjaga aksonnya. 

# sedikit membuat fiksi dari berbagai rumus yang 
mungkin bisa menjadi sangat rumit ketika kita mempelajarinya,
sama seperti cinta :')


with love, puuha putrii :)

TAK SEMUDAH ITU!

Cintamu jadi begitu menyesakkan ketika kukatakan bahwa aku begitu
mencintaimu
tapi dengan alasan yang tidak kumengerti
kau menolak apa yang kurasakan
Kau menyarankan agar aku melupakanmu
Agar aku tak lagi ada dipandanganmu

Ya! Dulu kau pernah menyuruhku agar melakukan hal itu. Meski kau hanya berani mengutarakan niatmu kepada teman baik ku .

Hey! Dengar ya, pangeran!
Itu bukan hal yang mudah
Kau kira aku ini robot yang bisa memformat segala memori yang telah terisi?
Kau suruh aku melupakanmu tanpa kutahu
apa alasan yang ada di tempurung
kepalamu?
Bagaimana mungkin dengan sekejap
kedipan mata aku bisa melupakanmu?

Jika wajahmu tak mau pergi dari otakku
Jika namamu tak mau pindah dari hatiku
Dan inilah kelemahanku,
Membiarkan cinta mengetuk pintu hatiku
membiarkan kamu masuk dan mengisi
labirin-labirin sunyi disana

Kau mengunci hatiku rapat
dan saat ini kunci itu kau simpan
atau sudah kau hilangkan?
Membayangkan wajahmu adalah siksa
ketika rindu itu merusak saraf motorik dan
sensorikku
ketika kangen itu ikut mengalir dalam
pembuluh darah arteri hingga vena
Kau adalah racun bagi darahku
Kau adalah pengganggu yang merusak
sistem kerja otakku

Lihatlah!
Selalu ada air mata yang sama
jatuh terseok-seok menuju pipiku
saat aku melihatmu membagi cerita dengan orang lain
Selalu ada goresan baru di hatiku
saat kutahu kau menolakku dan
mengabaikanku

Demi cintaku yang tidak waras kepadamu!
Aku tetap akan mengejarmu
meski kau mengabaikanku
meski kau menolakku
meski kau menyarankanku untuk
melupakanmu
Dan untuk ke sejuta kalinya
saat aku mengatakan aku sangat sangat
mencintaimu
Ingin kudengar jawaban "Aku juga
merasakan hal yang sama" dari bibirmu kala itu

Aku tampung kau dalam pelukan rindu
Kau bebas meletakkan dukamu di
pundakku
Aku akan jadi apapun,
Aku akan rela menjadi apapun yang bisa
kau sakiti

"andai saja kau juga mencintaiku"


with love. puuha putrii :)

STATUS HANYA TEMAN

Apakah kau juga memikirkan hal yang
sama diotakmu?
Lima kata yang mungkin cukup berat untuk
kau ketahui
"BISAKAH KITA LEBIH DARI TEMAN?"

Apa kau mau terus-menerus membuatku
gila?
dengan sejuta rahasia dan teka-teki yang kau
ciptakan

HANYA TEMAN
Maksudku, apakah kau tahu betapa
menyiksanya status “HANYA TEMAN” itu?
Luar biasa!
Hanya dengan kata-kata
kau membuatku tersiksa
Hanya dengan penolakan kecil
kau berhasil membuatku menggigil
Kita bisa kan saling mengungkapkan RINDU
dengan cara yang biasa?
Tanpa harus aku yg memulai
Tanpa harus saling menyalahkan
Tanpa harus cekcok karena GENGSI!

Apakah kau mau mencoba membunuhku dengan sikap dinginmu itu?
Saat aku mati-matian membela rasa yang
tak kuketahui akhirnya
Tapi, dengan mudahnya kau
menelantarkanku
dan membiarkan aku berdiri sendiri dari
jatuh yang disebabkan oleh cinta
Bukankah kita tidak pernah merencanakan
pertemuan?

Jadi, kenapa kita harus merencanakan
perpisahan?

Bukankah setiap saat aku selalu
merindukanmu?
Merindukan desah manja atau sekedar tawa candamu

Bukankah hanya perasaan meletup bisu itu
yang selalu membuatku tersenyum malu?
Saat kau menggodaku
Saat aku jenglel akan ulahmu, lalu kau merayuku dengan sejuta kata indah yang kau ketikkan melalui pesan singkat itu
Saat ketidakhadiranmu membunuhku
Itulah saat-saat yang kuinginkan
agar kau tahu aku mengganggapmu bukan
sekedar TEMAN
agar kau yakin bahwa kamu telah
memegang kendali hatiku saat ini
agar kau percaya
bahwa rindu itu ada
walau jemari kita belum saling
menggenggam hingga detik ini
walau senyummu yang kunikmati masih
sekedar gambar dua dimensi
Untuk apa status HANYA TEMAN itu
jika perasaanku lebih dari sekedar TEMAN
Untuk apa kau mempertahankan status
HANYA TEMAN itu
Jika dalam tingkah laku dan sapa luguku
kau segera tahu bahwa aku mencintaimu

Mataku masih terkunci
Pada banyangmu yang hanya berhasil
mengundang tanda tanya
dengan jawaban yang sulit kureka


with love, puuha putrii :)

TERNYATA MEMANG CINTA!

"Biarkan ini menjadi cinta, jika
segenap rasaku dan rasamu yang
berbicara. Biarkan ini menjadi nyata,
jika ini adalah hatiku dan hatimu yang
jadi jembatannya"

Awalnya, semua terasa biasa saja.
Kadang,
aku memperhatikanmu dari balik dunia
maya yang tak tersentuh dan tak terjamah.
Sikapku tak lebih, hanya rasa kekaguman
biasa yang tak harus memunculkan alasan
dan tanda tanya.

Tapi, sejak peristiwa itu, semua berubah.
Hanya dengan sapa yang teretas dari
mahluk tak bersuara bernama “facebook”
itu, kau dan aku tiba-tiba menjadi dekat.
Seberapa kuatkah kata “HEY” itu? 1 kata, 3
huruf, tapi bisa mendekatkan aku dan kamu
dalam suatu lingkup sempurna bernama
cinta.

Apa aku terlalu tergesa-gesa untuk
menyebutnya cinta?
Setidaknya, itulah rasa
yang pertama kali aku rasakan padamu
sejak percakapan itu. Seperti mercon
lebaran yang diledakan di alun-alun selatan,
di bawah sinar rembulan, diiringi suara
kendaraan yang lalu-lalang, perasaan
campur aduk yang bahkan tak bisa aku
persepsikan.

Bagaimanakah dengan perjumpaan nyata?
Aku tentu merindukanmu, walaupun
perkenalan kita berjalan dengan singkat dan
instan.
Dengan segala kemampuanmu
menjentikan jemarimu di keyboard laptop,
aku terpikat dan terjerat.
Inikah jebakan
yang tak sengaja kau ciptakan untuk
mengurungku dalam damba semu?
Kita berfantasi, seandainya aku dan kamu bisa
saling menyentuh dan saling mengenggam
tangan, mengisi celah-celah kecil jemarimu
lalu kita melihat bulan, sungguh tak adil jika
semua itu hanya angan-angan.

Seandainya kamu berada disini,
seandainya kotamu tak berjarak
puluhan kilometer dari sini, tentu kita
bisa segera bertemu, tanpa harus
berfantasi dan bermimpi.
Melihat matahari terbit dan terbenam, bernyanyi
diiringi suara gitarmu dan nada-nada hujan
yang hanya bisa didengar oleh aku dan
kamu, melihat bintang yang berteman
dengan bulan, lalu saling berpeluk saat
dinginnya hujan.

Tuhan, lirikanlah mataMU pada kisah aku
dan dia.
Biarkan dia mengendap-endap
berlari dari khayalanku lalu memasuki dunia
nyataku.
Walaupun sebenarnya, aku benci
jatuh cinta, terutama dengan dia yang tak
pernah kusentuh wajahnya.
Saat jantungku
harus berdegup kencang karena sapa
mayanya, saat mataku rela tak terpejam
hanya untuk membalas pesan singkatnya.

Tapi, dibalik perasaan canggung, malu, dan
rindu itu, aku temukan BAHAGIA Sesuatu
yang belum tentu dapat diciptakan Einstein
dengan kemampuan 10% otaknya, itulah
cinta, yang membuat aku rela menatap
handphone berjam-jam hanya untuk
menunggu kabar darinya

#DearYou seseorang yang tak tersentuh
tapi ada, seseorang yang tak terlihat tapi
menghasilkan rindu.
 with love, puuha putrii :)

Ya! ini cinta

"Ini CINTA. Walaupun otakku diluar
kemampuan untuk melogiskannya"


Awalnya, aku tak pernah memikirkanmu
Aku melihatmu tanpa ada rasa sedikitpun
 
Kamu berjalan di depanku seperti biasa
tanpa ada rasa dan keinginan untuk
menahanmu
Aku bertemu denganmu tanpa ada
keinginan untuk terus melihat senyummu

Tapi, tiba-tiba perasaan itu diam-diam
menyergapku dalam asa baru

Perasaan itu datang dengan polosnya
Tanpa ada banyak tanda tanya dan alasan yang
harus dilogiskan
Perasaan itu menyentuh setiap tatapan
mata yang selalu mengarah padamu

Ingat sebuah pepatah yang mengatakan,
"Witing tresno jalaran soko kulino"

Datangnya cinta karena terbiasa
Karena kamu terbiasa berjalan di depanku
karena aku terbiasa melihat senyummu
Karena aku terbiasa membaca rangkaian singkat pada pesanmu 

Diam-diam cinta itu merasuk masuk dengan indahnya
Berdesak-desakan dengan perasaan malu
saat kau melewati tubuhku yang
mematung karenamu

Lalu bayangmu diam-diam bersembunyi
diotakku
tanpa pernah kutahu bahwa semua
bayangmu sedang bersiap-siap untuk
mengagetkanku suatu saat

Bukankah setiap pertemuan selalu
menghasilkan rasa
Entah rasa ingin segera berpisah atau
rasa untuk membiarkanmu tetap ada
dalam duniaku

pengharapanku
Yang aku tahu
ini CINTA
Walaupun otakku diluar kemampuan
untuk melogiskannya

with love, puuha putrii :)

Sabtu, 03 Maret 2012

KANGEN

Aku kangen. Beneran deh!
Mungkin ini terdengar aneh. 
Namamu merasuk
masuk ke otakku, yang mampu mebuatku tak peduli pada 
tumpukan tugas sekolah yang masih membelenggu,
bayangmu yang terlanjur lebih dulu masuk ke otakku.

Kamu menggangu sekali
2 hari yang lalu, kemarin dan hari ini,
kamu selalu kembali.
Dimana lagi?
Di otak dan hatiku kali ini!

Jujur..
Aku benci.
Kamu datang,memberi kabar, lalu pergi tanpa permisi.
Selalu dan selalu
kamu sibuk sendiri dengan padatnya aktivitasmu!

Ingin rasanya, kamu segeraku miliki.
Tapi, mengingat kata-katamu,
aku menciut
Kalau aku bom, pasti aku sudah meledak ketika kau ucap kata itu!

Sakit sih! Tapi itu realita, aku cuma butuh
waktu untuk menerimanya.

Kangen.
Berharap kamu tahu walaupun sebenarnya
kamu gak akan pernah tahu.

Berharap kamu peduli walaupun kamu tipe
orang yang cuek setengah mati.

Kangen
Tapi aku berusaha untuk gak kangen.
ya! Rumit memang!
Kangen itu memang selalu rumit kok!

Lebih rumit lagi, kalau aku merasakannya
tapi kamu tidak merasakannya.
Cara terbaik adalah menahannya, melupakannya,
atau mungkin membuangnya jauh dari otak ku, segera!

Berhasil atau tidak? Itu urusan belakangan.
Jika aku rindu, cukup menatap gambar dua dimensi 
yang masih setia mengisi folder di handphoneku,
Terobati atau tidak?
Itu urusan belakangan.

"Rindu memang tak pernah butuh tanya,
dia hanya butuh sedikit keberanian dan
pengungakapan Sederhana"

with love, puuha putrii :)

MENGEJA namamu, pasti :')

Jadi, kamu datang tanpa permisi

Mengurung asaku untuk mengeja
namamu, pasti

Dinginnya bibir pagi
Mencatut resahku kala rintik hujan nanti
 
Suatu hari
Kau akan kutemui
akan kumiliki
Dengan caraku sendiri

Mengekang warasku pada satu yang
kuyakini
KAMU! KAMU! KAMU! tanpa basa-basi
Tak bisa dipungkiri

Rindu itu datang dan datang lagi
Kukatakan pada Tuhan bahwa rasa ini
menggerogoti

yang mungkin tak kau ketahui
Namamu kurapal dalam baris-baris doa hingga saat ini
 
with love, puuha :)

Kepada kamu, dengan penuh TANYA

Siapa kamu?
Ah, kamu terlalu absurd untuk kulogiskan
Kamu terlalu rumit untuk dijelaskan
Kehadiranmu
Kepergianmu
Tak pernah kulupakan kronologisnya.
 
Malam ini
Bahkan saat kau tak menyapaku.
Bahkan ketika kau tak lagi menjadi sebab
dari senyumku.
 
Ternyata aku masih diam-diam
menunggumu.
Kita hanya sebagian kecil,
Kita hanya secuil rencana kecil Tuhan.
 
Aku dan kamu,
Menjadi bagian sempurna dalam lingkup
sederhana bernama cinta.
 
Kepada kamu dengan penuh tanya.
Sebenarnya apa yang kita harapkan dari
perasaan ini?

Apakah kau hanya mimpi di siang bolong?
Apakah mungkin kau hanya segelintir
lembayung yang menemani senja?
Atau kamu hanya rindu yang terhisap
kangen tadi malam?
 
Berikan aku jawaban, Sayang

Aku benci 

dalam keadaan tak tahu apa-apa sama sekali.
Aku benci 

ketika hanya bisa mencintaimu dalam diam.
 
Katakan padaku apa yang harus kulakukan?
Aku bosan.
Aku sangat bosan disiksa seperti ini,
Sayang!
 
Berikan aku jawaban
Atau berikan aku tanda seru
Tapi, tolong jangan berikan aku tanda tanya!
 
Aku benci ketika harus deg-deg-an 
membaca tulisan yang dihasilkan jemarimu. 
Aku benci harus diam-diam mencintaimu 
Aku benci menunggu. 
Aku sangat benci menjadi alat 
permainanmu.



with love, puuha :)

Cintaku Untukmu

Cinta sulit kukatakan
Kata sayang ingin ku ungkapkan
Ketika tiada ku duga
Kau hadir tiba” dalam hidupku

Senyumanmu..?

isyarat sapa'an saat pertemuan pertama
Entah aku bermimpi atau tidak
Ku rasakan getaran dalam hatiku
Kau begitu indah di mataku

Damai ku rasakan saat ku melihatmu

Aku pun bingung
Apa yang kurasakan ini

Terlukis indah dirimu dalam benakku

Kau bagaikan mimpi indah yang slalu datang disetiap malamku
Kusadari memang ku menginginkanmu
Ku akui benar aku menggilaimu
Hanya dua kata untukmu "aku mencintaimu"

diskripsi sederhana, cintaku

Petualang Cinta


Inilah perjalanan cintaku
Sebagian kecil kisah hidupku
Yang terkadang aku tak memahaminya
Tak mampu aku menolak kehadiranya

Cinta..
Datang dan pergi sesuka hati
Dengan mudah'y berganti hati
Tak peduli ada yang tersakiti
Tak peduli dengan segala janji

Adakah cinta sejati
Yang hakiki hingga terbawa mati
Tak lekang di makan zaman
Indah dan selalu jadi kenangan

Aku bukan petualang cinta
Yang berbagi hati dengan semua
Karna yang terjadi tanpa ku rencana

Aku Merindukanmu


Kala sepi menyelimuti sendiri ku kembali .
Terlintas bayang-bayang dirimu .
Menyapaku lewat senyum dan tatap matamu .
Sehingga mnghadirkan rindu akan kemenawanan wajahmu .

Manjamu..??
Senyumanmu dan juga tawamu .
Dalam hening yang menggelisah kan .
Ku rangkai Do'a dengan segenap asa .

Agar langkahku tak terhenti di tengah jalan cinta .
Dan terjaga putih-Nya kasih di antara kita .
Bulan bintang semakin menjauh .
Jauh dari malam-malam ku .

Matahari semakin redup .
Enggan menyinari hari-hari ku .
Aku pun baru menyadari .
Aku merindukanmu :')

just watch "seandainya" @ROYALplaza :D

3 maret 2012

just watching seandainya at royal plaza .
aku hanya ingin sedikit berbagi ceritaku, aku yang sekuat tenaga menahan agar air mataku tak jatuh namun usahaku sia-sia. :D



















Film berjudul “Seandainya” yang diproduksi oleh RAPI FILM ini dibintangi oleh Dinda Hauw, Chris Laurent Cut Meyriska dan Rendy Kjaernett.

Seandainya” adalah sebuah drama romantis yang bercerita tentang kisah percintaan sepasang remaja di masa SMA. Adapun jadwal rilisnya, yaitu pada hari Kamis, 23 Februari 2012.

Pemeran utama “Seandainya”, Dinda Hauw sebelumnya dikenal sebagai Keke, gadis penderita Rhabdomyosarcoma dalam sebuah film yang diberi judul “Surat Kecil Untuk Tuhan”.


Sinopsis Film Seandainya
Seseorang mengajari mencintai sunyi. Dan seseorang lainnya mengajari mencintai bunyi. Dan cinta menjadi lengkap karenanya...



CINTA hidup dalam sunyi bersama PAPA, ayahnya yang bisu dan tuli. Percakapan mereka adalah bahasa isyarat. Hubungan mereka amat dekat. Semuanya berjalan normal, hingga muncul seseorang dalam hidup Cinta...ARKANA. Papa merasa Cinta berubah setelah ada Arkana, dan menganggap Arkana hádala anak berandalan. Papa melarang Cinta berhubungan dengan Arkana. Tapi demikianlah cinta, semakin dilarang semakin menjadi. Cinta dan Arkana pun backstreet 
Hingga akhirnya Papa tahu kalau Cinta tetap menjalin hubungan dengan Arkana. Papa amat marah. Dan kemarahannya telah mencapai puncaknya; Papa tak mau tahu lagi soal Cinta. Kondisi Cinta makin memburuk. Hingga Papa membawanya periksa ke Dokter. Tidak terduga, Cinta ternyata sakit. Leukimia. Dalam keadaan merasa bersalah pada Papanya dan sakit, Cinta memutuskan untuk menjauhi Arkana... Arkana merasa ada yang disembunyikan Cinta. Hingga ia diam-diam mengikuti Cinta dan mengalami kecelakaan ringan...



Tidak terduga, Papa "merestui" Cinta untuk berteman lagi dengan Arkana. Cinta merasa Papa memberinya restu; karena merasa usia Cinta tidak cukup panjang untuk mengerti apa itu arti cinta. Hubungan Papa Cinta dan Arkana membaik. Bahkan Papa memberitahu soal sakit Cinta pada Arkana. Tapi di depan Cinta, Arkana bersikap seakan Cinta hanya sakit ringan. Arkana tidak memperlakukan Cinta seperti orang sakit. Walau dibelakang Cinta, Arkana tak dapat menutupi luka hati dan ketakutannya ditinggal Cinta.



Tepat malam sebelum operasi dengan resiko komplikasi dan berujung pada kematian, mungkin malam itu, malam terakhir mereka berdua. Dan ada yang harus pergi. Tapi kalau pun seseorang pergi, seseorang yang ditinggalkan, tidak akan pernah benar-benar merasa sendirian. Karena mereka saling mengajari arti cinta, saling menguatkan, kalau semua orang harus berdamai...dengan ketakutan... 

with love, puuha :)

AKU ingin memelukmu

aku ingin memelukmu
walau rengkuhan jarak itu tak pernah
mengizinkan kita bertemu

aku ingin memelukmu
walau jemari kita belum saling
menggenggam sampai detik ini

aku ingin memelukmu
walau kita hanya bisa bertemu hanya dengan
senyum yang berbicara dari jauh

aku ingin memelukmu
walau tinggi badanmu jaaaauh diatasku

aku ingin memelukmu
saat kau kelelahan menjalani riuhnya aktivitasmu
saat kamu rapuh dan jatuh
saat kamu merasa dunia terlalu keras untuk kau jalani sendiri
saat kamu mengira tak seorangpun yang peduli pada perasaanmu 

aku ingin memelukmu
saat pertama kali aku membuka mata dari tidur lelapku
saat hanya kamu yang ku lihat di bangun pagi hariku

aku ingin memelukmu
dibawah hangatnya sinar mentari pagi
dibawah teriknya sang surya yang meradang
dibawah redupnya mentari kala senja
dibawah sinar rembulan dengan hiasan bintang dilangitnya

aku ingin memelukmu
saat dinginnya angin malam nakal yang meniup lembut rambutmu

aku ingin memelukmu
saat rindu mengganggu laju kerja otak dan hatimu

 
aku ingin memelukmu
saat langit sedang menenun benang-benang hujan
lalu kita berpeluk dibawah deras rindunya
hanya berpayung rambut basah dengan balutan senyum bahagia
sungguh, aku mencintaimu :')


"Dan aku ingin memelukmu sampai akhirnya tangan Tuhan memeluk dan mempersatukan kita"

 with love,
puuha putrii :)

rencana Tuhan dibalik bangun kesianganku :')

3 maret 2012

tak ada yang istimewa di bangun pagiku kali ini.
kala itu pagiku hanya terisi dengan kegiatan-kegiatan rutin yang berjalan seperti biasanya, namun pagi ini aku merasa amat sangat lelah dan payah.
aku enggan untuk berpindah dari tempat tidur nyamanku.
kedua mataku yang masih saja mengatup rapat walau puluhan kali mendengar teriakan dari alarm handphone yang menjerit beberapakali .
dengan acuh tak acuh aku membiarkan ocehan burung pagi serta teriakan alarm handphone yang berusaha membangunkan aku .

ketika aku sedang menikmati lembutnya bantal, pelukan mesra guling dan hangatnya selimutku, tanpa sadar sang bagaskara telah memperlihatkan sisi terangnya,
dia yang mencoba menyentuhku dengan sinar lembutnya yang mencoba menerobos masuk melewati celah-celah sempit jendela kamarku,
sosok pertanda pagi yang membuat mataku silau dengan apa yang ia lakukan .
dengan wajah kesal aku pun terbangun,

dan teramat kaget ketika melihat jarum jam yang menunjukkan pukul stengah 6 pagi itu yang sontak mampu membuat mataku terbelalak.
sehingga rasa kantuk yang menghantuiku pun hilang dengan sekejap.
segera aku melompat dari tempat tidur dan bergegas untuk mandi.

aku pun merapikan diri secepat mungkin karna sadar jika gerbang sekolah akan ditutup pukul setengah 7 pagi.
ya! mungkin kalian tak tau mengapa aku panic seperti ini, mungkin bagi sebagian besar kalian yang membaca ini menganggap telat adalah hal yang biasa! tapi tidak dengan presepsiku!

aku pun berlari menuju tempat biasa aku menunggu angkot abu-abu yang biasa aku naiki ketika berangkat maupun pulang sekolah, saat itu tak ada kata lain di dalam pikiranku kecuali

"angkot abu-abu, angkot abu-abu dan angkot abu-abu dalam berbagai kalimat"

Dengan wajah tergopoh-gopoh serta nafas yg terengah-engah aku pun menunggu dengan tidak sabar, berharap ada angkot itu yg menghampiriku.
Nah! akhirnya! angkot abu-abu yang seolah datang tepat waktu, memberi jawaban atas kegelisahanku.

Detik berubah menjadi menit,tak butuh waktu lama untuk berubah menjadi jam yang semakin menambah daftar tumpukan gundah dalam labirin-labirin fikiranku,
"oh tuhan tak bisakah angkot ini melaju secepat kilat yang hanya membutuhkan satu kedipan mata? gerutu ku dalam hati"

aku tak menggubris sama sekali oleh apa yang dilakukan para penumpang yang sibuk sendiri dengan kegiatan mereka.
hanya cemas yang memuncak dan tak henti-hentinya meminta kepada Tuhan agar aku tidak telat masuk sekolah, karna aku tak ingin dipulangkan secara cuma-cuma hanya karna telat beberapa menit!


akhirnyaaaaa,,,, sampai juga aku disekolah.
aku pun bergegas turun dari angkot dengan wajah yang lega serta mengusap peluh.
seperti biasa, bapak Nur Yahya tercinta sudah mamapang di depan gerbang dengan senyum sumringah menyuruh murid-muridnya agar mempercepat langkah.

baru saja menapakkan kaki memasuki gerbang, sudah terdengar pak.Basuni yg memimpin do'a lewat pengeras suara seperti biasa .
aku pun tak memperdulikannya, dengan santai aku terus berjalan dengan tampang sendu.

entah apa yang membuatku menoleh kebelakang, aku pun sama sekali tak menyadarinya.
tiba-tiba angin membisikkan lembut ditelingaku agar aku memalingkan wajahku kebelakang.
semua ini seperti sudah direncanakan rapi oleh Tuhan hingga aku pun tak sadar.

hey! ternyata ada kamu disitu,
berdiri tak jauh dibelakangku,
tersenyum indah yang jelas memper-indah pandangan di depan mataku.

ah! laju otak ku pun menjadi kacau.
detak jantungku pun melaju sangat cepat sampai tak bisa ku rasakan,
aliran darahku pun seolah berhenti mengalir.

hey kamu! iya kamu! yang tersenyum tepat saat aku memalingkan pandanganku pada sosok indahmu, apakah kau tau? aku bahkan tak bisa mengingat sampai mana do'aku tadi? Ah,ya! memang kau pandai mengacaukan pikiranku hanya dengan melihat wajahmu sekelebat saja.

***

hey, untuk mu yang tersenyum mengisyaratkan sapa'an untuk ku.

aku mewakili "temanku", aku tak akan menyebut namanya karna kau pasti mengenal baik siapa dirinya.

temanku yang suka meneriakkan namamu dan namaku beriringan, 
digabungkan dalam satu kalimat yang tak nyata .
aku tak ingin mereka meneriakkan hal yang bodoh itu!

mungkin kau tak suka ketika dia meneriakkan itu, 
mungkin kau risih mendengar namaku dan namamu yang diucapkan beriringan itu.

ya! aku mengerti! aku pun tak ingin dia melakukan itu, karna aku tau itu hanya akan membuatmu risih, 
atau bahkan terbesit dalam benakmu untuk tak lagi mengenalku? aku tak tau bagaimana presepsimu .

tapi asal kau tau, aku sudah ribuan kali berteriak jengah ditelinganya
agar tak lagi melakukan hal bodoh itu! tapi tak perah sedikitpun di gubris olehnya .
hanya dengan tulisan tak berartiku ini aku dapat mengatakan semua diamku :')


with love, puuhaputrii :')

Jumat, 02 Maret 2012

Aku ingin menjadi teman sebangkumu

Jauh ditempatku, menatapmu
Menikmati indahmu dari sudut rahasiaku
Memperhatikan bahasa tubuhmu
Melamun dan menyorot pandangan lurus ke arahmu

Melihatmu yang tersenyum indah kala itu
Mengartikan tatapan matamu yang mengatup dengan sejuta rahasiamu
Aku hanya menutup mulutku yang tersenyum kecil melihat tingkahmu

Seandainya saat itu aku disampingmu
Aku pasti bisa menikmati raut wajah yang sangat aku kagumi itu
Seandainya saat itu aku menjadi teman sebelahmu
Aku mungkin bisa bercanda serta tertawa gembira bersamamu

Sayangnya
Aku disini
disudut yang tak kau ketahui. .

Aku cemburu pada teman yang duduk disebelahmu itu
Dia bisa terus-menerus menikmati senyummu
Dia bisa terus menerus menyentuhmu

Andai aku disampingmu
Kau pasti akan mengajakku berbicara
Kau pasti mengajakku begurau
Aku pasti bisa lebih mengenalmu
Kau pun pasti menatapku tanpa ragu

Aku ingin menjadi teman sebangkumu

Dariku orang yang begitu menggilai sosok indahmu

puuha putrii :)

kecewa .

aku tak pernah menyesal mengenalmu .
akupun tak pernah salah menyayangimu.. 
Karna semua indah bagiku .  
karna semua menjadi pelajaran berarti untuk ku . 

cintamu memang tak dapat ku miliki .  
kasihmu memang tak bisa hadir di hati .  
namun hanya satu yang pasti . 
Aku tak akan pernah ingkari janji .  

aku tak pernah kecewa .  
meski mencintai tanpa memiliki . 

tak pernah sedikitpun terpikirkan dalam benak ku untuk melupakanmu .
akan kusimpan rapi semua rasa ini didalam sanubari . 
jika memang ini sudah menjadi takdir yg sudah digariskan oleh-NYA, 
bawasannya memang benar adanya jika cinta tak harus memiliki .
aku rela menerimanya .

meski terkadang aku harus menangis, merasakan sesak yang menyiksa hati .
namun aku harus berusaha untuk tetap tegar dan tersenyum .  
jika hatimu memang bukan untuk ku, aku akan senantiasa mendoakanmu untuk selalu bahagia meski itu bukan denganku ☺

dariku, orang yang slalu berdo'a
untuk kebahagiaanmu :)

with love :)
puuha putrii .

Rabu, 29 Februari 2012

it wasn't your fault

you made me cry

you tore me apart

you left me in tears

you shattered my heart

It wasn't your fault
I guess it was me
for love can't be forced
perhaps we weren't meant to be

It still doesn't help

now that I know
because for some reason

my heart won't let go

I've tried more than once
to get over you
but you make it so hard
with cute things that you do

I thought love was joy
but I've got nothing to gain
just sorrow, tears
and a little more pain

the day the pain started
reality came true
It was the day that I realized

I'll never be with you .


Dear you, who had beautiful smile :)

with love , puuha putrii :)

untuk mu teman :)

. setidaknya kamu harus sadar akan satu hal yang mungkin itu hal yang sangat sederhana .
. se'enggaknya kamu masih bisa memiliki orang yang kamu cinta ii teman .

. jangan berpikir kamu adalah 
orang yang paling menderita dan tidak beruntung didunia ini, karna kamu lebih beruntung dibandingkan dng AKU :')

. AKU yang hanya dapat melihat orang yang aku cinta ii dari kejauhan .

. AKU yang selalu terlihat ceria ketika berkumpul bersama kalian, 
namun sbenarnya aku tag seceria sbagaimana yang terlihat .

. dalam hatiku irii melihat kalian yang selalu bisa dekat dengan orang yang kalian sayang
 tapi AKU TIDAK teman .

. jadi jangan pernah berpikiran seperti itu, 
sudah sharusnya kamu BERSYUKUR dengan apa yang sudah kamu dapatkan sekarang 
karna tuhaan tauu yang terbaiik untukmu teman :')


Dariku untukmu, teman ^^

with love, puuha putrii :)

cerita cinta

Detak jantung terus berlantun, langkah kaki tetap terpadu
Dalam lembaran penuh warna kehidupan angan yang terpendam kan terwujud
Cita-cita yang tinggi kan tergapai dengan usaha serta keriangan dan kesungguhan
Itulah arti dari mencintai diri sendiri

Jika kita mencintai seseorang, kita akan senantiasa mendoakannya
Walaupun dia tidak berada di sisi kita
Tuhan memberikan kita dua buah kaki untuk berjalan
Dua tangan untuk memegang
Dua telinga untuk mendengar
Dan dua mata untuk melihat
Tetapi mengapa Tuhan hanya menganugerahkan sekeping hati kepada kita?
Karena Tuhan telah memberikan sekeping hati lagi kepada seseorang untuk kita mencarinya
Itulah cinta…

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kita masih mau mencoba
Jangan sesekali menyerah jika kita masih merasa sanggup
Jangan sesekali mengatakan kita tidak mencintainya lagi jika kita masih tidak dapat melupakan
Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan
Walaupun mereka telah dikecewakan
Kepada mereka yang masih percaya
Walaupun mereka telah dikhianati
Kepada mereka yang masih ingin mencintai
Walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan
Kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangun kembali kepercayaan
Jangan sampai kita menyimpan kata-kata cinta kepada orang yang tersayang
Hingga dia meninggal dunia dan akhirnya kita terpaksa mencatat kata-kata cinta itu pada pusara
Sebaiknya ucapkanlah kata-kata cinta yang tersimpan di benak kita
Sekarang selagi ada hayatnya
Mungkin Tuhan menginginkan kita bertemu dan bercinta dengan orang yang salah
Sebelum bertemu dengan orang yang tepat

Kita harus mengerti bagaimana berterima kasih atas karunia tersebut
Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis
Debu menjadi emas
Keruh menjadi bening
Sakit menjadi sembuh
Penjara menjadi telaga
Derita menjadi nikmat
Dan kemarahan menjadi rahmat

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintai kita
Tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kita tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cinta itu kepadanya
Seandainya kita ingin mencintai atau memiliki hati seseorang
Ibarat kata seperti memetik sekuntum mawar merah
Kadangkala kita mencium harum mawar tersebut
Tetapi adakalanya kita merasakan disaat duri mawar itu menusuk jari
Hal yang menyedihkan dalam hidup
Adalah ketika kita bertemu seseorang yang sangat berarti bagi kita
Hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti
Dan kita harus membiarkannya pergi

Kadangkala kita tidak menghargai orang yang mencintai kita sepenuh hati
Sehingga kita kehilangannya
Pada saat itu tiada guna penyesalan karena perginya tanpa berkata lagi
Cintailah seseorang itu atas dasar “siapa dia sekarang”
Dan bukan “siapa dia sebelumnya”
Kisah silam tidak perlu diungkit lagi
Sekiranya kita benar-benar mencintainya setulus hati

Hati-hati dengan cinta
Karena cinta juga dapat membuat orang sehat menjadi sakit
Orang gemuk menjadi kurus
Orang normal menjadi gila
Orang kaya menjadi miskin
Raja menjadi budak
Jika cintanya itu disambut oleh para pecinta palsu
Kemungkinan apa yang kita sayangi atau cintai
Tersimpan keburukan didalamnya
Dan kemungkinan apa yang kita benci
Tersimpan kebaikan didalamnya

Cinta kepada harta artinya bakhil
Cinta kepada perempuan artinya alam
Cinta kepada diri sendiri artinya bijaksana
Cinta kepada mati artinya hidup
Dan cinta kepada Tuhan artinya takwa

Lemparkanlah seseorang yang bahagia dalam bercinta ke dalam laut
Pasti ia akan membawa seekor ikan
Lemparkanlah pula seorang yang gagal dalam bercinta ke dalam segudang roti
Pasti ia akan mati kelaparan

Seandainya kita dapat berbicara dalam semua bahasa manusia dan alam
Tetapi tidak mempunyai perasaan cinta dan kasih
Dirimu tak ubah seperti gong yang bergaung atau sekedar cangkang yang bergemerincing
Cinta adalah keabadian dan kenangan adalah hal yang terindah
Dalam cinta yang pernah dimiliki
Siapapun pandai menghayati cinta
Tapi tak seorangpun pandai menilai cinta
Karena cinta bukanlah sesuatu wujud yang bisa dilihat oleh kasat mata
Sebaliknya cinta hanya dapat dirasakan melalui hati dan perasaan
Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan kehidupan padanya
Serta membuat budak menjadi pemimpin
Itulah dasarnya cinta…

Cinta sebenarnya adalah membiarkan orang yang kita cintai menjadi dirinya sendiri
Dan tidak merubahnya seperti gambaran yang kita inginkan
Jika tidak, kita hanya mencintai pantulan diri kita sendiri yang kita temukan dari dalam dirinya
Kita tidak akan pernah tahu bila kita akan jatuh cinta
Namun apabila sampai saatnya itu raihlah dengan kedua tanganmu
Dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya

Cinta bukanlah kata yang murah dan lumrah
Tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat melihat dan menilai kesucian
Bercinta memang mudah
Untuk dicintai juga memang mudah
Tapi untuk dicintai oleh orang yang kita cintai itulah yang sukar diperoleh
Jika saja kehadiran cinta sekedar untuk mengecewakan
Lebih baik cinta itu tak pernah hadir
Karena cinta sesuatu yang membawa keindahan dan kebahagiaan didalamnya

Cinta itu seperti kupu-kupu
Tambah dikejar tambah lari
Tapi kalau dibiarkan terbang dia akan datang disaat kita tidak mengharapkan
Cinta dapat membuatmu bahagia
Tapi sering juga menjadi sedih
Tapi cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya
Jadi janganlah terburu-buru dan pilih yang terbaik
Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang sempurna bagi seseorang
Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantu menjadi dirimu sendiri
Jangan pernah bilang “I Love You” kalau kita tidak pernah peduli
Jangan pernah membicarakan perasaan yang tidak pernah ada
Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau hal itu untuk menghancurkan hatinya
Jangan pernah menatap matanya kalau semua yang dilakukan kita hanya untuk berbohong
Hal paling kejam yang seseorang lakukan kepada orang lain
Adalah membiarkannya jatuh cinta
Sementara kita tidak meneriab untuk menangkapnya
Cinta bukan “ini salah kamu” tapi “maafkan aku”
Bukan “kamu dimana sih” tapi “aku disini”
Bukan “gimana sih kamu” tapi “aku ngerti ko”
Bukan “coba kamu ngga kayak gini” tapi “aku cinta kamu seperti kamu apa adanya

Aktivitas yang paling benar bukan diukur berdasarkan berapa lama kita sudah bersama
Maupun berapa sering kita bersama
Tapi apakah selama kita bersama kita selalu saling mengisi satu sama lain dan saling membuat hidup yang berkualitas
Kesedihan dan kerinduan hanya terasa selama yang kita inginkan
Dan menyayat sedalam yang kita izinkan
Yang berat bukan bagaimana cara mengulangi kesedihan dan kerinduan itu
Tapi bagaimana cara belajar darinya
Cara jatuh cinta
Jatuh tapi jangan terhuyung-huyung
Konsisten tapi jangan memaksa
Berbagi dan jangan bersikap tidak adil
Mengerti dan cobalah untuk tidak banyak menuntut
Sedih tapi jangan pernah simpan kesedihan itu
Memang sakit melihat orang yang kita cintai sedang berbahagia dengan orang lain
Tapi lebih sakit lagi kalau orang yang kita cintai itu tidak berbahagia bersama kita


Cinta akan menyakitkan ketika kita berpisah dengan seseorang
Lebih menyakitkan apabila kita dilupakan oleh kekasih
Tapi cinta akan lebih menyakitkan lagi apabila seseorang yang kita sayangi tidak tahu apa yang sesungguhnya kita rasakan
Yang paling menyedihkan dalam hidup ini adalah menemukan seseorang dan jatuh cinta
Hanya untuk menemukan bahwa dia bukan untuk kita
Dan kita sudah menghabiskan waktu yang banyak untuk orang yang tidak pernah menghargainya
Kalau dia berkata “tidak”
Maka ia tidak akan pernah berkata “ya” setahun lagi ataupun 10 tahun lagi
Biarkan dia pergi…

Cinta adalah semangat
Cinta adalah kepercayaan
Cinta adalah energi yang tidak bisa dimusnahkan
Ia hanya bisa berubah bentuk
Cinta memang tak harus memiliki
Karena mencintai berarti memberi tak pernah kuminta

CERITA CINTA - MARIO TEGUH