Jadi, kamu datang tanpa permisi
Mengurung asaku untuk mengeja
namamu, pasti
Dinginnya bibir pagi
Mencatut resahku kala rintik hujan nanti
Suatu hari
Kau akan kutemui
akan kumiliki
Dengan caraku sendiri
Kau akan kutemui
akan kumiliki
Dengan caraku sendiri
Mengekang warasku pada satu yang
kuyakini
KAMU! KAMU! KAMU! tanpa basa-basi
Tak bisa dipungkiri
Rindu itu datang dan datang lagi
Kukatakan pada Tuhan bahwa rasa ini
menggerogoti
yang mungkin tak kau ketahui
Namamu kurapal dalam baris-baris doa hingga saat ini
with love, puuha :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar