Aku kangen. Beneran deh!
Mungkin ini terdengar aneh.
Namamu merasuk
masuk ke otakku, yang mampu mebuatku tak peduli pada
masuk ke otakku, yang mampu mebuatku tak peduli pada
tumpukan tugas sekolah yang masih membelenggu,
bayangmu yang terlanjur lebih dulu masuk ke otakku.
Kamu menggangu sekali
2 hari yang lalu, kemarin dan hari ini,
kamu selalu kembali.
Dimana lagi?
Di otak dan hatiku kali ini!
bayangmu yang terlanjur lebih dulu masuk ke otakku.
Kamu menggangu sekali
2 hari yang lalu, kemarin dan hari ini,
kamu selalu kembali.
Dimana lagi?
Di otak dan hatiku kali ini!
Jujur..
Aku benci.
Kamu datang,memberi kabar, lalu pergi tanpa permisi.
Selalu dan selalu
kamu sibuk sendiri dengan padatnya aktivitasmu!
Ingin rasanya, kamu segeraku miliki.
Tapi, mengingat kata-katamu,
aku menciut
Kalau aku bom, pasti aku sudah meledak ketika kau ucap kata itu!
Sakit sih! Tapi itu realita, aku cuma butuh
waktu untuk menerimanya.
Kangen.
Berharap kamu tahu walaupun sebenarnya
kamu gak akan pernah tahu.
Berharap kamu peduli walaupun kamu tipe
orang yang cuek setengah mati.
Kangen
Tapi aku berusaha untuk gak kangen.
ya! Rumit memang!
Kangen itu memang selalu rumit kok!
Lebih rumit lagi, kalau aku merasakannya
tapi kamu tidak merasakannya.
Cara terbaik adalah menahannya, melupakannya,
atau mungkin membuangnya jauh dari otak ku, segera!
Berhasil atau tidak? Itu urusan belakangan.
Jika aku rindu, cukup menatap gambar dua dimensi
yang masih setia mengisi folder di handphoneku,
Terobati atau tidak?
Itu urusan belakangan.
Terobati atau tidak?
Itu urusan belakangan.
"Rindu memang tak pernah butuh tanya,
dia hanya butuh sedikit keberanian dan
pengungakapan Sederhana"
dia hanya butuh sedikit keberanian dan
pengungakapan Sederhana"
with love, puuha putrii :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar