selamat datang dibloggerku, semoga harimu menyenangkan. selamat membaca dan jangan lupa kembali yaa. terima kasih :)

Jumat, 24 Februari 2012

dari balik kaca jendela kelasku :)

Untukmu yang bisa membuatku diam terpaku :)

Kala itu aku masih sibuk mencari-cari sosokmu dari balik jendela .
Menatap jauh ke arah yang sulit kujangkau dengan pembatas kaca jendela itu .

Kamu yang biasanya berjalan santai dikoridor-koridor kelas,
kali ini tak terlihat batang hidungnya sama sekali .

















Ah.. kubiarkan sosokmu tak terlihat mataku pagi ini .
Padahal selalu saja aku benci dengan kenyataan ini .
Mataku tak benar-benar melihat kalau tidak melihatmu,
Otakku pun tak benar-benar berpikir kalau tidak memikirkanmu .

Aku masih menunggumu. .
Dari balik kaca jendela kelasku .

Seorang guru sudah sibuk dengan pekerjaannya sendiri
Mengajar
menerangkan
menjelaskan
Ouch! dan aku tak sedikitpun memperhatikannya . ya! karna aku
masih saja sibuk mencari-cari dimana sosokmu berada,

Sekali lagi aku menatap kaca jendela .
Menatap koridor kelas yang mulai terlihat sepinya,
ada tiupan angin yang bermesraan dengan daun-daun layu yang berserakan dibawah pohon beringin yang tepat berada ditengah taman sekolah .
Namun, angin tak membawamu kesini, ke depan mataku .

Dari balik kaca jendela kelasku .
Mataku masih tertuju pada pemandangan yang disajikan kaca jendela kelasku,
Sambil memainkan pensil mekanik yang
menempel malas di jemariku .
Aku masih saja tak mau tahu apa yang terjadi di dalam kelasku .
Aku hanya ingin tahu apa yang terjadi diluar sana,

Apa yang terjadi di luar kelasku yang selama ini selalu kucari tahu .

Dari balik kaca jendela kelasku. .
Bel istirahat maraung lelah .
Segera saja kutatap jendela itu .
Siapa tahu ada kamu yang berdiri di dekat situ .

Kau yang berada di sudut itu. .
dengan senyum khas dari wajahmu, dengan kerlingan indah matamu :)

Ah, ya!
Ternyata ada kamu!
20 meter dari jarakku,
aku pun mematung
karena menemukan sosokmu,
Dengan senyum tanpa tanda tanya
Kusentuh wajahmu,
Kusentuh bibirmu yang sering melengkungkan senyum indah itu .
Lalu, kumainkan rambutmu yang hitam itu

Aku bisa menyentuhmu walau hanya dengan menyentuh kaca jendela dengan jari telunjukku .

Aku bisa terus merengkuhmu,
dengan menyentuh kaca jendela .

Aku bisa terus mencintaimu
dengan caraku sendiri,

dengan kerahasiaanku sendiri

dengan sisi gelapku sendiri

Aku bisa mencintaimu
walau hanya dari balik kaca jendela kelasku

Aku masih tetap memperhatikanmu dari sini. .

Tempat yang mungkin tak kau tahu dan kau duga

Masih saja senyumku melebar dengan sejuta kekagumanku padamu .

Masih saja helaan nafas bahagia terdengar lirih dari sistem respirasiku .

Masih saja detak jantung tak beraturan
mengacaukan perasaanku ketika melihatmu

Tiba-tiba saja. . .
Ah, dia lagi!
Dia menghampirimu lagi!
Seseorang dari salah satu temanmu

Seseorang yang bisa bebas duduk berdampingan
dan menikmati senyummu kapanpun dia mau .

Dia menghampirimu

Lalu, bercanda tertawa ria bersamamu

Lalu ku lihat kamu yang tersenyum membalas kejailan temanmu itu
"Oh Tuhan, andai aku jadi orang yang duduk bersebelahan dengannya itu, alangkah damai dan indahnya hidup ini Tuhan" bisikku dalam hati :)

Aku ragu. .
Tidak ada lagi detak jantung yang saling
memburu kala itu, hanya ada rasa iri dan cemburu .

Kuhempaskan tubuhku hingga ke tempat duduk kaku, yang siap menopang kemarahanku .
Kemarahan yang tak berdasar pada hak
yang kumiliki sebagai seseorang yang
memang bukan siapa-siapanya .

Seringkali aku bertanya-tanya
Seberapa sulitkah seseorang bisa
mencintai dengan perasaan yang bebas?

Tanpa dikekang oleh rasa takut .

Tanpa dikekang oleh rasa GENGSI yang menjadikannya mati .

tapi inilah aku. .
AKU yang begitu memahamimu dari sisi tersembunyiku .

Dari balik kaca jendela kelasku :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar